Pages

Sunday, July 1, 2012

Mahasiswa Yahukimo di Biak Numfor Tuntut Perbaikan Asrama

Metrotvnews.com, Biak: Mahasiswa Yahukimo, Papua, mendesak Pemerintah Kabupaten Yahukimo untuk merenovasi asrama mahasiswa yang berlokasi di Kampung Mandouw, Kabupaten Biak Numfor. Asrama mahasiswa itu dalam kondisi rusak berat, tidak layak dijadikan tempat tinggal.

"Pemkab Yahukimo dan Pemkab Biak diminta membantu perbaikan bangunan fisik asrama dengan mengalokasikan anggaran bantuan pendidikan," ungkap juru bicara mahasiswa Yafet Saram di Biak, Ahad (1/7).

Menurut Yafet, untuk merenovasi asrama dibutuhkan anggaran sekitar Rp500 juta. Mereka hanya mengharapkan bantuan hibah dari Pemkab Kabupaten Yahukimo dan Pemkab Biak untuk mendukung perbaikan gedung tersebut.

Sementara itu, penasihat Ikatan Persekutuan Mahasiswa Yahukimo, Pontius Siep, berharap adanya perhatian Pemkab Yahukimo terhadap pelayanan fasilitas asrama mahasiswa di Biak yang tidak layak karena terjadi kerusakan bagian atapnya. Ia mengaku jumlah mahasiswa Yahukimo yang menuntut ilmu di berbagai perguruan tinggi di Kabupaten Biak Numfor saat ini mencapai 45 orang lebih.

"Masalah sumber daya manusia di Papua harus menjadi perhatian serius, salah satunya fasilitas asrama pendidikan mahasiswa Yahukimo," imbuh Pontius.

Berdasarkan data hingga Juni 2012, mahasiswa Yahukimo yang menuntut ilmu di perguruan tinggi mencapai 45 orang tersebar di Institut Ilmu Sosial Politik, Sekolah Tinggi Ilmu Hukum, Institut Kristen Papua, dan Sekolah Tinggi Kristen Oikumene serta Akademi Perikanan.(Ant/***) (sumber)

Tuesday, June 19, 2012

Di Yahukimo, Tukang Ojek Tewas Mengenaskan

JAYAPURA- Seorang tukang ojek, yang dikabarkan hilang  dalam sehari, ditemukan oleh pihak kepolisian dalam keadaan tak bernyawa di Jalan Kilometer 6 Dekai Kabupaten Yahukimo, Minggu (17/6), sekitar pukul 14.30 WIT.

Selain itu, salah seorang warga yang hingga saat ini belum diketahui identitasnya dipanah oleh orang tidak dikenal dari belakang pada saat berada di sebuah warung di daerah Kabupaten Yahukimo.

Dari sumber terpercaya Cenderawasih Pos (Grup JPNN) yang enggan memberitahukan identitasnya mengatakan bahwa, Sabtu (16/6) di Yahukimo ada dua kejadian yang tidak wajar terjadi di daerah ini.

Dimana seorang tukang ojek yang bernama La Ahi dikabarkan hilang pada saat mengojek dan kemudian dalam sehari ditemukan sudah tidak bernyawa dengan beberapa luka bacokan di sekujur tubuhnya. Sedangkan kendaraannya hingga saat ini belum ditemukan.

Sedangkan kejadian yang satu lagi, ada seorang warga terkena panah di bagian punggung belakang. Di mana kejadian tersebut pada saat korban (identitasnya belum di ketahui) berada di sebuah warung untuk membeli Indomie. Namun secara tiba-tiba terkena panah dan hingga saat ini masih dirawat di rumah sakit daerah Yahukimo.

Kabid Humas Polda Papua AKBP Johannes Nugroho Wicaksono ketika dikonfirmasi Cenderawasih Pos mengatakan bahwa benar adanya kejadian tersebut. "Ya saya sudah menerima laporan kejadian tersebut dari Polres Yahukimo," ungkapnya, Senin (18/6).

Dikatakannya bahwa korban yang beridentitas La Ahi saat ini sudah ditemukan dan sudah diotopsi. "Dalam otopsi korban mendapat sejumlah luka bacok di sekujur tubuhnya. Dan dikabarkan hilang pada saat sedang bekerja sebagai tukang ojek," katanya.

Sedangkan dari kejadian tersebut, kendaraan yang di gunakan oleh korban belum di temukan. "Saya belum mengetahui motif dari kejadian tersebut. Sebab pihak Polres Yahukimo masih melakukan penyelidikan dan mencari barang bukti berupa motor korban. Selain itu juga sudah ada tiga orang saksi dimintai keterangan," jelasnya.

Soal kejadian seorang warga terpanah di Yahukimo Kabid Humas belum mengetahuinya. "Saya belum mendapat informasinya. Sebab jaringan untuk mengakses ke sana tergolong susah," terangnya. (ro) (sumber)

Monday, June 4, 2012

Bupati Yahukimo: Miras Sama Dengan Air Kencing Iblis

JAYAPURA - Pemimpin itu bukan hanya gubernur, bupati, pimpinan DPRD, pimpinan gereja dan lainnya. Tapi pemimpin adalah orang yang perkataannya bisa didengar oleh orang lain. Di mana saja berada, dia bisa menerangi dan bisa diterima oleh orang lain.
 
Demikian ungkap Bupati Yahukimo Dr. Ones Pahabol, SE, MM saat memberikan sambutan pada acara Sidang Pleno ke-1 Komunitas Pelajar Mahasiswa Yahukimo (KPMY) di Jayapura, di Aula Museum Expo Waena.
 
Bupati Yahukimo menegaskan, mahasiswa adalah calon-calon pemimpin masa depan. Oleh sebab itu, pihaknya mengingatkan para mahasiswa agar tidak mengkonsumsi minuman keras (miras).

"Orang yang minum miras itu sama dengan minum air kencing iblis. Sebab, orang yang minum miras itu akan hilang kesadarannya dan bisa membikin diri seperti sampah. Buktinya, orang yang biasa mabuk itu kadang tidur di parit, di tempat sampah dan lainnya. Kalau kamu sudah begini, maka kamu akan gagal sekarang maupun di masa yang akan datang," tegas Ones Pahabol.
 
Menurut bupati, kalau orang sudah suka minum air kencing iblis, bagaimana mau membangun daerah" Bagaimana bisa berpikir yang bagus untuk kemajuan daerah" Bagaimana bisa  mengambil keputusan yang bagus untuk kepentingan umum dan seterusnya.

"Jadi, orang yang suka minum miras itu syarafnya akan terganggu. Orang Yahukimo yang mati karena HIV-AIDS awalnya juga karena minum air kencing iblis itu. Ini saya kasih nama resmi bahwa miras itu air kencing iblis, supaya para pemimpin di tanah Papua juga tahu, para generasi muda juga tahu itu. Kita ini punya pikiran, punya akhlak. Lalu bagaimana kalau minum air kencing iblis?" tegasnya.
 
Sementara itu, Ketua Sinode GIDI Papua Pdt. Lipiyus Biniluk,S.Th saat menyampaikan firman Tuhan pada acara ibadah pembukaan sidang pleno KPMY ini mengatakan, untuk menjadi pemimpin setidaknya ada empat strategi. Empat strategi ini sebagaimana dikisahkan dalam alkitab mengenai sukses Raja Salomo di Israel.
 
Lipiyus Biniluk menjelaskan, strategi yang pertama, harus menghargai orang tua. Kalau seseorang sudah durhaka kepada orang tua, maka Tuhan akan memberikan azab kepada orang itu.

Kedua, dia harus tahu asalnya dari mana. "Sukses seseorang bukan karena intelektual, bukan karena punya posisi dan sebagainya, tetapi harus sadar diri asalnya dari mana. Tidak boleh sombong, karena sombong biang kehancuran," ungkapnya.
 
Ketiga, dia harus merendahkan diri dan mengutamakan pekerjaan Tuhan. "Kadang kalau orang sudah jadi pejabat, dia akan mundur pelan-pelan dari kegiatan gereja, padahal sebelumnya ia rajin ikut kegiatan gereja. Kita harus jadi anak Tuhan yang baik, tidak boleh lupa daratan," tegasnya.
 
Strategi keempat adalah pendelegasian tugas yang tepat. "Orang yang cocok ditempatkan pada tempat yang cocok, bukan karena kolusi, korupsi dan nepotisme (KKN). Kalau sudah KKN, maka organisasi akan mandeg," tandasnya.
 
Menurut Lipiyus, kalau sudah menerapkan empat strategi ini, maka Tuhan akan memberikan kepemimpinan yang luar biasa dan pemimpin itu akan dihargai oleh semua orang dan semua bangsa.  Pada acara sidang pleno yang dihadiri 500-an mahasiswa asal Yahukimo ini juga diwarnai dengan pelantikan tiga Ikatan Sub yang berada di bawah HPMY yaitu WTSP, IP2MY dan Anpropakos. (fud) (sumber)

Thursday, March 29, 2012

Lima Kabupaten Pecahan dari Yahukimo Dibahas Dalam Pleno DPD/MPR RI


WAMENA—Untuk melihat Kabupaten Yahukimo, terutama lima daerah yang akan dimekarkan menjadi kabupaten baru termasuk calon kabupaten Yahukimo Barat, Pegunungan Seir yang ber-ibu kota di Kurima, maka Rombongan DPD/MPRRI yang berjumlah 8 orang yang di Ketuai Anggota DPD Asal Papua Drs.Paulus Yohanes Sumino,MM.dengan rombongan turun langsung keYahukimo.

Kunjungan kerja ini sekalian ditandai dengan penyerahan hak hulayat kepala suku kepada Bupati Yahukimo Ones Pahabol serta dilanjutkan kepada DPD RI serta penandatanganan berita acara oleh perwakilan masing-masing kepala distrik yang berjumlah 16 orang. Sebagai tanda bahwa masyarakat, tokoh agama maupun kepala suku mendukung terbentuknya daerah otonom baru yaitu  Kabupaten Yahukimo Barat, Pegunungan Seir yang beribukota di Kurima, acara tersebut berlangsung dilapangan Kurima Yahukimo Rabu (28/3).

Menurut Anggota DPD/MPR RI. Paulus Yohanes Sumino. bahwa aspirasi ini akan mereka bawa ke jakarta sehingga pada tanggal 5 April nanti dimana saat adanya sidang pleno dan dibahas dikomisi I  yang dibahas oleh 31 Anggota dari tiap-tiap daerah, untuk mebahas daerah pemekaran baru nanti. kami akan berusaha untuk membawa aspirasi  lima calon kabupaten ini yaitu,mamberamo hulu,kab,seir,kab. yalimek, yahukimo tengah.dengan lima sukunya yaitu suku Ngalik, Mumuna, Upla, Yalli, suru-suru dan mek.”katanya.

Ada 17 Daerah otonom baru yang akan dimekarkan menjadi kabupaten dipapua termasuk lima daerah pecahan yahukimo tadi. dan untuk diseluruh Indonesia sendiri berjumlah duaratus lebih dan untuk dipapua barat berjumlah dua yaitu, pegunugan arfak, manokwari selatan. untuk pemekaran baru nantinya setelah disahkan maka adanya penyerahan Tanah,Aset pegawai.dan juga ada kewajiban pemerintah Induk untuk dapat membiayai kewajibannya selama dua tahun bagi daerah pemekaran baru. ”pungkasnya.

Sementara itu Bupati Yahukimo Ones Pahabol katakan bahwa. proses pemekaran kabupaten baru bukan wewenang dari Bupati namun itu adalah dari pemerintah pusat yakni DPD,atau DPRRI. namun untuk pemekaran distrik dan kampung adalah wewenang Bupati. untuk itu aspirasi pemekaran ini pastinya akan diproses dan keputusannya dari pusat,sehingga kami pemerintah daerah dan masyarakat hanya menunggu saja keputusan pusat.”katanya.

Sementara itu Perwakilan dari 15 Suku yang ada di yajukimo diwakili oleh kepala suku besar Yalli Bonykenem Hesegem menyerahkan aspirasi tersebut kepada Bupati yang kemudian menyerahkannya kepada DPR/MPRRI. untuk dibahas pada sidang pleno nanti. Menurut kepala suku besar Yahukimo Bonny  Kenem Hesegem bahwa, “Masyarakat pegunungan Seir sudah menunggu sangat lama pembentukan kabupaten Seir atau Yahukimo Barat ini, sehingga bisa lebih cepat  kabupaten ini terbentuk,” harapnya. (cr-25/roy/LO1)

Friday, March 4, 2011

Kisruh Pemilukada, Kantor Bupati Yahukimo Dibakar


YAHUKIMO - Buntut dari kisruh Pemilukada di Kabupaten Yahukimo, ratusan orang pada Kamis malam membakar kantor Bupati dan beberapa objek penting lainnya. Dalam peristiwa tersebut, dua orang terluka akibat terkena anak panah.

Dua warga Yahukimo luka terkena anak panah yakni Okto Hilapok dan Ronald Matua, dirujuk ke Rumah Sakit Dian Harapan Jayapura guna mendapatkan perawatan intensif.

Massa juga membakar kantor kas keuangan serta beberapa rumah milik warga. Polisi memastikan serangan tersebut adalah ekses dari Pemilukada yang tengah berlangsung di Yahukimo, Papua.

Warga yang tinggal di sekitar kantor Bupati dan objek-objek vital lainnya langsung diungsikan ke tempat yang lebih aman, di antaranya markas Koramil dan beberapa gereja.

Hingga Jumat (4/3/2011) siang, Polisi masih berjaga-jaga di beberapa titik kabupaten. Bandara Yahukimo juga dikabarkan sudah dikuasai massa. Akibatnya, Polda Papua yang awalnya akan mengirim bantuan personel, menjadi tertunda.

Warga marah karena tidak setuju atas terpilihnya pasangan Ones Pahabol Dan Robby Longkutoy. Pasangan itu dinilai gagal memerintah pada periode lalu. (sumber)

Monday, September 21, 2009

Ada Padi Tumbuh pada Ketinggian 1.000 Meter di Yahukimo

Metrotvnews.com, Merauke: Kepala Dinas Pertanian, Perkebunan dan Perikanan Kabupaten Yahukimo, Provinsi Papua, Ismail Tokan mengakui, menemukan jenis padi baru yang bisa tumbuh di ketinggian 1.000 meter di atas permukaan laut.

"Biasanya, padi tidak bisa tumbuh di atas ketinggian 1.000 meter di atas permukaan laut. Tetapi ada satu jenis padi di Yahukimo bisa hidup di atas gunung. Jenis padi ini juga belum ada namanya. Kami sedang melakukan koordinasi dengan Badan Pengkajian Teknologi Pertanian untuk mengetahui jenis padi itu," katanya.

Dia mengatakan, padi baru tersebut kini sedang dikembangbiakan sebanyak enam hektare oleh para petani di Distrik Hilupuk dan Distrik Nipsak. Menurut warga setempat, padi itu ada sejak beberapa tahun lalu.

"Warga di daerah itu mengaku padi itu sudah lama ada, kami akan mengembangkan padi ini, dan diharapkan akan membantu warga di daerah itu yang kerap dilanda rawan pangan," ungkapnya.(Ant/BEY) (sumber)